Kades Bonto Mate’ne, Mengurangi Komplik Permasalahan di Desa

Kades Bonto Mate’ne, Mengurangi Komplik Permasalahan di Desa
Kades Bonto Mate’ne, Mengurangi Komplik Permasalahan di Desa.

MAROS, Kepala Desa Bonto Mate’ne Sangkala, mengurangi komplik permasalahan yang ada di Desa, terutama di wilayah kerjanya. Saat ditemui disela-sela kesibunkannya di kantor Desa Bonto Mate’ne, Sebagai kepala desa Bonto Mate’ne Sangkala, menharapkan dukungan penuh dari pemerintah, serta berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakatnya, agar selalu hidup bermasyarakat dengan aman, Selasa (12/10/2021).

Perogram kerja yang sementara berjalan yang dilakukan oleh kepala Desa Bonto Mate’ne Bapak Sangkala yaitu Peta lokasi kepemilikan tanah yang ada di wilayah kerjanya.

Beliau menyampaikan kepada medi Indonesia Satu:

“Peta lokasi, bagi yang tidak ada SPPT - nya, kita akan petakan semua, untuk mengurangi permasalahan-permasalahan yang ada di desa, kita datangi, ukur, terbitkan SPPT, kalau tidak ada dasarnya kita buatkan Sporadik, kan banyak sekarang Sertifikat belum ada SPPT-nya , sertifikat dulu itu Ajudikasi masih ada yang belum ada SPPT-nya, karena kalau mengurus sendiri - sendiri masyarakat terlalu repot, jadi petugas yang akan kita datangkan, petakan lokasi sesuai haknya, jadi nanti itu bisa kita kontrol, buktinya sudah ada itu petanya disana, (sambil menunjuk ke arah dinding ruangan kantornya), masing - masing pemilik akan tertera, pemanpaatan lahannya berapa hektar empang, berapa hektar sawah, perumahan berapa, kebun berapa, ” ujar kepala desa bonto Mate’ne.

Lanjut beliau

“sekarang program kerja juga sementara berjalan foto rumah, akan disingkrongkan dengan rumahnya, jadi nama-namanya sebentar pakai nomor rumah, saat dibutuhkan mencari datanya cukup kita tahu no Kartu Keluarga (KK), saat di input nomor kartu keluarga (KK), maka langsung muncul data kepemilikan rumah beserta foto rumah dan tanahnya, jadi untuk menetapkan kategori miskin mudah, tidak boleh dia mengelak bahwa saya ini miskin, akan ketahuan luas tanahnya berapa, bentuk rumahnya, barang-barangnya, kita usahakan seperti itu, karena sekarang yang muncul di desa persoalan tanah, ” ujar beliau.

Tata Cara Membuat Surat Sporadik Dengan Mudah

Surat sporadik adalah salah satu dokumen yang penting Anda buat ketika sudah memiliki tanah atau bangunan dalam bentuk apapun itu. Tanah menjadi faktor utama dari keberlangsungan salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia yaitu papan. Sebuah bangunan, apapun peruntukannya, tentu berdiri di atas sebuah tanah. Karenanya menjadi krusial untuk mengukuhkan kepemilikan dari sebuah tanah agar tidak mengundang prahara di kemudian hari.

Pendaftaran tanah ialah sarana yang harus ditempuh oleh masyarakat yang ingin menetapkan kepastian hukum atas tanah yang dimiliki. Peraturan Pemerintah (PP) No. 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah menjadi pedoman untuk hal tersebut.

Perlu diketahui pendaftaran tanah terbagi menjadi dua proses :

Jenis Pendaftaran Tanah

Pendaftaran Tanah secara Sistematis

Pendaftaran tanah ini dilakukan oleh inisiatif pemerintah karena hal ini didasarkan dengan sebuah rencana kerja yang disusun dan wilayah-wilayah yang telah ditetapkan oleh Menteri;

Pendaftaran Tanah secara Sporadik

Pendaftaran tanah ini dilakukan berdasarkan inisiatif masyarakat umum yang ingin mendaftarkan tanahnya ke Kantor Pertanahan setempat, dimana wilayah yang bersangkutan berdomisili tidak termasuk ke dalam wilayah yang dilakukannya pendaftaran tanah secara sistematis.

Apa Itu Surat Penyataan Fisik Bidang Tanah (Sporadik)

Surat ini merupakan gerbang awal dari pihak yang mendaftarkan tanahnya secara sporadik. Kegunaan dari surat ini ialah sebagai bentuk penegasan bahwa yang bersangkutan telah menguasai sebidang tanah tersebut secara sah sebelum memohon pengajuan hak atas tanah tersebut. Surat ini dibuat oleh pemohon pendaftaran tanah secara pribadi dengan diketahui oleh lurah atau kepada desa setempat.

Cara Membuat Surat Sporadik

Pemohon menuliskan identitasnya dengan jelas dan lengkap. Susunan identtias tersebut antara lain, nama, umur, pekerjaan, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Alamat;

Pemohon menyatakan dengan beritikad baik menguasai sebidang tanah yang telah dikuasainya dengan merinci lokasi serta status tanah tersebut. Susunan dari bagian ini antara lain, jalan, RT/RW, Desa/Kelurahan, Kota Administrasi, NIB, status tanah, peruntukan tanah;

Pemohon menerangkan batas-batas tanah dari sebelah utara, timur, selatan, barat dengan menuliskan pemilik tanah pada batas mata angin tersebut;

Pemohon menjelaskan bahwa tanah tersebut dikuasai/dimiliki sejak tahun berapa serta menegaskan tanah tersebut dikuasai secara terus-menerus, tidak dijadikan atau menjadi jaminan suatu hutang, serta tidak dalam status sengketa;

Pemohon menegaskan bahwa pembuatan surat sporadik ini ialah dengan sungguh-sungguh dan bersedia diangkat sumpah jika diperlukan serta menyatakan bersedia dituntut dihadapan pihak yang berwenang jika isi dari surat sporadik terkait tidak benar;

Surat sporadik ini harus mencantumkan kedua orang saksi dan harus membubuhkan tanda tangannya;

Pemohon menandatangani surat sporadik ini dengan dibubuhkan materai;

Surat sporadik ini harus mencantumkan tanda tangan kelurahan atau kepala desa sebagai pihak yang mengetahui.   (jamal).

MAROS SULSEL
Jamaluddin,S.Kom.,MM

Jamaluddin,S.Kom.,MM

Previous Article

Kakan kemenag Maros Bersama Bupati Sambut...

Next Article

Bupati Maros Presentasikan Monev Pemeringkatan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 336

Postingan Tahun ini: 2930

Registered: Sep 25, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 298

Postingan Tahun ini: 2488

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 214

Postingan Tahun ini: 2440

Registered: Sep 22, 2020

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 133

Postingan Tahun ini: 569

Registered: May 7, 2021

Profle

Joni Hermanto

Diduga Kubur Pasien Negatif Covid Dengan Cara Pemakaman  Positif. RSUD Panglima Sebaya Digruduk Masa
Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pemuda di Bantaeng Bantai Kedua Orang Tua dan Saudara Kandungnya
Bermodalkan Ponsel Berkedok Wartawan Datangi SPBU Sangbua
Ronny D Daniel, Pejuang Kemanusiaan Itu Tutup Usia

Follow Us

Recommended Posts

Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie Melayani BPJS Kesehatan
Hari Sumpah Pemuda, Kabidhumas Polda Sulsel Bicara Soal Upaya Tekan Covid-19 Di Sulsel
Mahasiswa Demo, KBO Lantas Polres Pangkep Iptu Rahmania Gelar Pengamanan di Jalan Poros
Sasar 11 Kelurahan di Tiga Kecamatan, Komisi I DPRD Apresiasi Pelayanan Keliling Disdukcapil Jeneponto
Dukung Lingkungan Sejuk, Kasdim Kodim 1421 Pangkep Hadiri Penghijauan di SMPN 3 Labakkang